Air & Api (26 Maret 2015)

Sisi (Enzy Storia) dan Dipo (Dion Wiyoko) berbagi cerita tentang motivasinya saat memutuskan menjadi tim Damkar.

Check in Bangkok (26 Maret 2015)

Don (Christ Glenn) menanti Renata (Mikha Tambayong) yang sedang berdoa di Kuil

This Is Cinta (12 Februari 2015)

Rachel (Yuki Kato) dan Farel (Shawn Adrian Khulafa)

Petualangan Singa Pemberani Magilika (19 Maret 2015)

Putri Bintang meminta bantuan Singa Pemberani untuk menemukan Pangeran Petir

Kampung Zombie (19 Maret 2015)

Lima sekawan terjebak di kampung zombie

  • Lukman Sardi: Jangan Sampai Ada Korban

    Ada satu perubahan yang yang kita kenal dengan reformasi, tapi korban yang berjatuhan juga banyak. Kan maunya kejadian itu tidak terulang lagi. Kalau mau ada perubahan ke arah yang bagus, ya bagus. Namun, jangan sampai ada korban.

    Baca lebih lanjut

  • Terseraknya Keluarga di Balik 1998

    Sebagai sutradara, Lukman berani mengambil sikap: bahwa reformasi gagal dan kita harus melanjutkan kehidupan dengan realistis. Melalui Diana, ia menyampaikan bahwa reformasi masih bisa dihidupi dengan melakukan hal-hal kecil yang membawa perbaikan.

    Baca lebih lanjut

  • Eva Celia: This Is a Dream Come True!

    Sejak kecil saya memang sudah menyukai genre ini. Bisa ikut bermain dalam film ini adalah mimpi yang jadi kenyataan. This is a dream come true!”

    Baca lebih lanjut

  • 3 Nafas Likas: Kisah-kisah Kecil Sejarah

    Tak perlu nama besar untuk bisa menyumbangkan khazanah bagi pengetahuan kita tentang masa lalu bangsa ini yang belum lengkap. Masih ada Likas-Likas lain di luar sana dengan kisah-kisah kecilnya yang menunggu agar nafasnya terhembus di permukaan.

    Baca lebih lanjut

  • CLC Purbalingga: Edukasi Film, Edukasi Politik

    Cinema Lovers Community (CLC) adalah komunitas lokal yang sudah membuktikan diri tahan banting.  “Puncak” kegiatan komunitas ini adalah Festival film Purbalingga yang berlangsung setahun sekali selama bulan Mei. Festival ini juga punya program unik: Layar Tanjleb yang diadakan dari desa ke desa. Hambatan-hambatan yang dihadapi komunitas ini membuka mata para pengurusnya bahwa kegiatan “mencintai” film ternyata harus berhadapan dengan urusan sosial-politik lokal, seperti bisa dibaca dari wawancara Windu Jusuf, penulis FI dan Cinema Poetica dengan para aktivis CLC berikut.

  • Benni Setiawan: Jatah Layar untuk Film Lokal Sedikit Sekali

    Saya justru menyayangkan soal distribusi layar bioskop. Katakanlah begini, seharusnya ada kesempatan bagi film-film Indonesia untuk jadi tuan rumah. Kasih kesempatan lebih besar agar jumlah orang yang nonton juga makin banyak. 

  • Loyalitas Oka Antara sebagai Aktor

    2014 menjadi tahun perkenalan Oka Antara bagi khalayak perfilman internasional. Dua film yang ia perankan, Killers dan The Raid 2, tayang perdana di Sundance Film Festival pertengahan Januari silam. Killers sudah beredar di bioskop nasional awal Februari lalu, sedangkan The Raid 2 baru akan tayang Maret mendatang.

  • Lukman Sardi: Jangan Sampai Ada Korban Lagi

    Ada satu perubahan yang yang kita kenal dengan reformasi, tapi korban yang berjatuhan juga banyak. Kan maunya kejadian itu tidak terulang lagi. Kalau mau ada perubahan ke arah yang bagus, ya bagus. Namun, jangan sampai ada korban.

  • Eva Celia: This Is a Dream Come True!

    Kalau ada tawaran lagi untuk berpartisipasi dalam film laga, saya percaya kalau saya sanggup. Dengan catatan, standarnya seperti film ini. Soalnya sejak kecil saya memang sudah menyukai genre ini. Bisa ikut bermain dalam film ini adalah mimpi yang jadi kenyataan. This is a dream come true!”

  • Sidi Saleh: Bikin Film Murah yang Tidak Murahan

    "Venice itu festival film yang buat saya paling sentimental." Tahun 2011 silam, ketika Sidi diundang ke Festival di Udinese, ia sempat jalan-jalan ke Venice. Hari berikutnya Sidi menerima kabar ayahnya meninggal. “Ayah adalah orang pertama yang memperkenalkan saya dengan kamera."

  • Catatan Tengah Tahun Film Indonesia 2014

    Meski tren menurunnya jumlah penonton terus terjadi dalam empat tahun terakhir, kenaikan jumlah penonton dan rata-rata jumlah penonton setengah tahun ini dibandingkan setengah tahun sebelumnya boleh lah menjadi kabar baik juga bagi para pembuat film Indonesia. Akan tetapi, perlu dicatat bahwa perhitungan jumlah dan rata-rata perolehan penonton setengah tahun di atas masih merupakan hitungan kasar. Karena realitanya, sering terjadi ketimpangan perolehan jumlah penonton antarfilm Indonesia.

  • Proyeksi Integrasi Vertikal Film di Indonesia

    Cinemaxx adalah nama jaringan bioskop baru kepemilikan Lippo Group, yang bergerak dalam jenis usaha ekshibisi dan distribusi film. Apakah ini mengindikasikan integrasi vertikal industri media kepemilikan Lippo Group akan merambah ke jenis usaha film?

  • Jumlah Bioskop dan Film Bertambah, Jumlah Penonton Turun

    Dengan logika pasar sederhana, dukungan infrastruktur seperti bertambahnya jumlah bioskop dan jumlah film Indonesia yang diproduksi, akan sejalan dengan pertambahan jumlah penonton. Ternyata hal itu belum berlaku untuk industri film tanah air. Tren penurunan jumlah data penonton masih terus terjadi hingga hari ini.

Trailer
Resensi

Terseraknya Keluarga di Balik Peristiwa 1998

Sebagai sutradara, Lukman juga berani mengambil sikap: bahwa reformasi gagal dan kita harus melanjutkan kehidupan dengan realistis. Realistis bukan berarti tidak peduli sama sekali dengan cita-cita reformasi. Melalui Diana, ia menyampaikan bahwa reformasi masih bisa dihidupi dengan melakukan hal-hal kecil yang membawa perbaikan.

Kisah-kisah Kecil Sejarah

Tak perlu nama besar untuk bisa menyumbangkan khazanah bagi pengetahuan kita tentang masa lalu bangsa ini yang belum lengkap. Masih ada Likas-Likas lain di luar sana, masing-masing dengan kisah-kisah kecilnya tentang sejarah—entah sebagai antek rezim, entah sebagai korban dari rezim—yang menunggu agar nafasnya terhembus di permukaan.

Kuliner sebagai Perkara Budaya dan Manusia

Melalui budaya kuliner, film ini sangat terasa hendak menyampaikan nilai-nilai baik kehidupan. Dalam banyak hal nilai-nilai itu bahkan ditunjukkan melalui sikap yang tegas terhadap sejumlah persoalan sosial dan politik. Mulai dari yang praktis seperti peduli pada nasib orang kurang beruntung, sampai perlakuan nondiskriminatif terhadap saudara kita dari Papua atau Indonesia Timur pada umumnya.