Strawberry Surprise (9 Oktober 2014)

Aggi (Acha Septriasa) merasa ragu jelang pernikahannya.

Garuda 19: Semangat Membatu (9 Oktober 2014)

Para pemain Garuda 19 duduk di pinggir lapangan

Tabula Rasa (25 September 2014)

Mak (Dewi Irawan) mengajarkan cara memasak masakan padang kepada Hans (Jimmy Kobogau)

Yang Ketu7uh (25 September 2014)

Pengumuman nomor urut calon presiden dalam film dokumenter Yang Ketu7uh

Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck Extended (11 September 2014)

Aziz (Reza R Rahadian) berdansa dengan Hayati (Pevita Pearce)

  • FFI 2014: Bangga Film Indonesia

    Festival Film Indonesia (FFI) 2014 hadir dengan tema “Bangga Film Indonesia”. Tema tersebut dipilih karena dinilai mampu mewakili semangat perubahan menuju iklim perfilman nasional yang lebih baik.

     

  • Arkipel 2014: Genre Sub Genre Raih Jury Award

    Film Genre Sub Genre garapan sutradara Yosep Anggi Noen terpilih sebagai pemenang dalam kategori “Jury Award” di perhelatan Arkipel 2014. 

  • AFI 2014: Catatan Dewan Juri

    Apresiasi Film Indonesia 2014 sudah berlalu, pemenangnya sudah diumumkan. Dan seperti ingin dijadikan tradisi, dewan juri mengumumkan juga pertimbangan-pertimbangannya dan alasan-alasan dari keputusan yang diambil.

  • CLC Purbalingga: Edukasi Film, Edukasi Politik

    Cinema Lovers Community (CLC) adalah komunitas lokal yang sudah membuktikan diri tahan banting.  “Puncak” kegiatan komunitas ini adalah Festival film Purbalingga yang berlangsung setahun sekali selama bulan Mei. Festival ini juga punya program unik: Layar Tanjleb yang diadakan dari desa ke desa. Hambatan-hambatan yang dihadapi komunitas ini membuka mata para pengurusnya bahwa kegiatan “mencintai” film ternyata harus berhadapan dengan urusan sosial-politik lokal, seperti bisa dibaca dari wawancara Windu Jusuf, penulis FI dan Cinema Poetica dengan para aktivis CLC berikut.

  • Benni Setiawan: Jatah Layar untuk Film Lokal Sedikit Sekali

    Saya justru menyayangkan soal distribusi layar bioskop. Katakanlah begini, seharusnya ada kesempatan bagi film-film Indonesia untuk jadi tuan rumah. Kasih kesempatan lebih besar agar jumlah orang yang nonton juga makin banyak. 

  • Loyalitas Oka Antara sebagai Aktor

    2014 menjadi tahun perkenalan Oka Antara bagi khalayak perfilman internasional. Dua film yang ia perankan, Killers dan The Raid 2, tayang perdana di Sundance Film Festival pertengahan Januari silam. Killers sudah beredar di bioskop nasional awal Februari lalu, sedangkan The Raid 2 baru akan tayang Maret mendatang.

  • Sidi Saleh: Bikin Film Murah yang Tidak Murahan

    "Venice itu festival film yang buat saya paling sentimental." Tahun 2011 silam, ketika Sidi diundang ke Festival di Udinese, ia sempat jalan-jalan ke Venice. Hari berikutnya Sidi menerima kabar ayahnya meninggal. “Ayah adalah orang pertama yang memperkenalkan saya dengan kamera."

  • Acha Septriasa: Saya Suka Sekali Akting

    Untuk tahun 2014 ini, ada sepuluh naskah film yang masuk untuk Acha. Namun, ia hanya menerima lima film dengan pertimbangan cerita filmnya sekaligus waktu yang tersedia. Apa tidak bosan main di film-film cinta terus? “Nggak, sih. Saya suka sekali akting, jadi nggak bosan. Di mata saya, semua peran pasti menantang.” 

  • Sheila Timothy: Pengembalian Modal Tidak Hanya dari Bioskop

    Nah, yang perlu diingat adalah ‘pengembalian modal tidak hanya berasal dari bioskop’. Jadi kami tidak membebankan film tersebut untuk sukses di pasaran dengan banyaknya jumlah penonton. Tidak demikian, karena menurut saya itu tidak realistis. Terlebih melihat kondisi (perfilman) kita sekarang ini.”

  • Catatan Tengah Tahun Film Indonesia 2014

    Meski tren menurunnya jumlah penonton terus terjadi dalam empat tahun terakhir, kenaikan jumlah penonton dan rata-rata jumlah penonton setengah tahun ini dibandingkan setengah tahun sebelumnya boleh lah menjadi kabar baik juga bagi para pembuat film Indonesia. Akan tetapi, perlu dicatat bahwa perhitungan jumlah dan rata-rata perolehan penonton setengah tahun di atas masih merupakan hitungan kasar. Karena realitanya, sering terjadi ketimpangan perolehan jumlah penonton antarfilm Indonesia.

  • Proyeksi Integrasi Vertikal Film di Indonesia

    Cinemaxx adalah nama jaringan bioskop baru kepemilikan Lippo Group, yang bergerak dalam jenis usaha ekshibisi dan distribusi film. Apakah ini mengindikasikan integrasi vertikal industri media kepemilikan Lippo Group akan merambah ke jenis usaha film?

  • Jumlah Bioskop dan Film Bertambah, Jumlah Penonton Turun

    Dengan logika pasar sederhana, dukungan infrastruktur seperti bertambahnya jumlah bioskop dan jumlah film Indonesia yang diproduksi, akan sejalan dengan pertambahan jumlah penonton. Ternyata hal itu belum berlaku untuk industri film tanah air. Tren penurunan jumlah data penonton masih terus terjadi hingga hari ini.

Trailer
Resensi

Kuliner sebagai Perkara Budaya dan Manusia

Melalui budaya kuliner, film ini sangat terasa hendak menyampaikan nilai-nilai baik kehidupan. Dalam banyak hal nilai-nilai itu bahkan ditunjukkan melalui sikap yang tegas terhadap sejumlah persoalan sosial dan politik. Mulai dari yang praktis seperti peduli pada nasib orang kurang beruntung, sampai perlakuan nondiskriminatif terhadap saudara kita dari Papua atau Indonesia Timur pada umumnya.

Surat Protes Penuh Cinta untuk Jakarta

Selamat Pagi Malam adalah serangan cepat dua arah. Serangan satu ditujukan pada mereka para tulalit budaya sehingga dengan tulusnya menyambut tipu-tipu kiwari lewat berbagai produk terkini. Serangan dua ditujukan untuk orang-orang yang gemar menghakimi kaum munafik yang menghina para tulalit budaya tanpa sadar bahwa ia sendiri melakukan apa yang dicelanya. 

Humor Hiperbolik, Pertaruhan Daya Tarik

Pertaruhan terbesar Dika adalah dalam ranah bentuk guyonan yang bisa jadi memang sudah menjadi zona nyamannya dalam bercanda, dan itu bahaya. Kalau betul begini kejadiannya, daya tarik karya-karya Dika yang akan menjadi korban.