FFD 14: Tanah Mama Terbaik

Berita, Tuesday, 15 December 2015, Penulis: Redaksi FI

Tanah Mama produksi Kalyana Shira Foundation dan film pertama sutradara Asrida Elisabet meraih penghargaan terbaik untuk kategori film dokumenter panjang dalam Festival Film Dokumenter yang berlangsung 7-12 Desember 2015 di gedung Societet Taman Budaya Yogya,  IFI-LIP, dan Tembi Rumah Budaya, Yogya.

  • JAFF ke10: Tiga Film Indonesia Raih Penghargaan

    Berita, Tuesday, 08 December 2015, Penulis: Redaksi FI

    Tiga film Indonesia meraih penghargaan dalam Jogja Netpac Asian Film Festival (JAFF) ke10 yang berakhir 6 Desember 2015 malam di Taman Budaya Yogyakarta, meskipun penghargaan tertinggi festival (Golden Hanoman Award) jatuh pada film dokumenter Cambodian Son karya Masahiro Sugano (produksi Kamboja, AS, Perancis dan Inggris). Penghargaan Silver Award diraih oleh Swap karya Remton Siega Zuasola dari Filipina.

  • FFI 2015: Siti Film Terbaik

    Berita, Tuesday, 24 November 2015, Penulis: Deden Ramadani

    Siti, film yang tidak direncanakan untuk beredar di bioskop meraih penghargaan Film Terbaik dalam Festival Film Indonesia 2015 yang diselenggarakan di Indonesia Convention Expo, Banten Senin malam (23/11).

  • Unggulan FFI 2015

    Berita, Friday, 13 November 2015, Penulis: Redaksi FI

    Pengumuman unggulan Festival Film Indonesia 2015 dilakukan di Lamoda Cafe, Plaza Indonesia, Kamis malam (12/11). Malam penganugerahan akan dilaksanakan pada 23 November di Indonesia Convention Exhibition, Banten. Hasil lengkap unggulan:

  • Juri AFI 2015: Penghargaan pada Penyumbang Budaya Sinema

    Berita, Monday, 26 October 2015, Penulis: Redaksi FI

    Bertolak dari tema Apresiasi Film Indonesia 2015, “Daya Budaya Sinema Indonesia,” Dewan Juri melihat pentingnya memberikan apresiasi pada budaya sinema yang menopang perkembangan film Indonesia.

  • Sinema: ”Magic Indonesia”

    Kajian, Monday, 12 October 2015, Penulis: Garin Nugroho

    Saatnya sinema Indonesia tidak lagi bertanya: kenapa film-film berkualitas tidak cukup laku, tetapi yang harus dilakukan adalah membangun strategi budaya film Indonesia menghidupkan tiga pilar budaya film, baik alternatif, komersial, maupun heritage.

  • Susunan Pengurus Baru PPFI

    Berita, Wednesday, 07 October 2015, Penulis: Totot Indrarto

    Siaran pers Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI) periode 2015-2018 secara resmi mengumumkan pengurus barunya. Selengkapnya:

  • Firman Bintang Kembali Pimpin PPFI

    Berita, Friday, 18 September 2015, Penulis: Totot Indrarto

    Ketua Umum periode 2011-2014 Firman Bintang terpilih kembali untuk memimpin perkumpulan yang didirikam 1956 dan pada 1976 dikukuhkan Menteri Penerangan sebagai satu-satunya organisasi di bidang produksi film nasional itu. Kini PPFI bukan lagi satu-satunya karena pada 17 Oktober 2013 sebanyak 26 produser mendirikan Asosiasi Produser Film Indonesia (Aprofi).

  • Peraih Gelar Terpuji FFB 2015

    Berita, Tuesday, 15 September 2015, Penulis: Redaksi FI

    Pemeran Utama Wanita:

    Laudya Cynthia Bella  (Surga yang Tak Dirindukan)

    Pemeran Utama Pria:

    Deddy Sutomo (Mencari Hilal) dan Vino G Bastian (Toba Dreams)

  • Bioskop, Karakter Bangsa?

    Kajian, Monday, 31 August 2015, Penulis: Garin Nugroho

    Saatnya kerja konstruktif bersama dilakukan, namun juga orang film harus berani terus menuntut dan berkata ” tidak” pada diskriminasi produktivitas produk lokal. Jika ini tidak dilakukan sebagai suatu kewajaran, Nawacita Jokowi hanya jadi cita-cita yang tak bernyawa...