Kaleidoskop 2017: Bioskop yang Belum Ramah bagi Semua

Kajian, Thursday, 15 February 2018, Penulis: Deden Ramadani

Stabilnya pertumbuhan jumlah judul dan penonton film Indonesia turut disumbangkan oleh pertumbuhan industri bioskop di tanah air. Meski saat ini banyak pemain yang terlibat, nyatanya bioskop masih belum dapat diakses oleh semua kalangan masyarakat, baik dari aspek geografis, maupun daya beli.

  • Susunan Pengurus Baru PPFI

    Berita, Wednesday, 07 October 2015, Penulis: Totot Indrarto

    Siaran pers Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI) periode 2015-2018 secara resmi mengumumkan pengurus barunya. Selengkapnya:

  • Firman Bintang Kembali Pimpin PPFI

    Berita, Friday, 18 September 2015, Penulis: Totot Indrarto

    Ketua Umum periode 2011-2014 Firman Bintang terpilih kembali untuk memimpin perkumpulan yang didirikam 1956 dan pada 1976 dikukuhkan Menteri Penerangan sebagai satu-satunya organisasi di bidang produksi film nasional itu. Kini PPFI bukan lagi satu-satunya karena pada 17 Oktober 2013 sebanyak 26 produser mendirikan Asosiasi Produser Film Indonesia (Aprofi).

  • Peraih Gelar Terpuji FFB 2015

    Berita, Tuesday, 15 September 2015, Penulis: Redaksi FI

    Pemeran Utama Wanita:

    Laudya Cynthia Bella  (Surga yang Tak Dirindukan)

    Pemeran Utama Pria:

    Deddy Sutomo (Mencari Hilal) dan Vino G Bastian (Toba Dreams)

  • Bioskop, Karakter Bangsa?

    Kajian, Monday, 31 August 2015, Penulis: Garin Nugroho

    Saatnya kerja konstruktif bersama dilakukan, namun juga orang film harus berani terus menuntut dan berkata ” tidak” pada diskriminasi produktivitas produk lokal. Jika ini tidak dilakukan sebagai suatu kewajaran, Nawacita Jokowi hanya jadi cita-cita yang tak bernyawa...

  • Pemerintah Bebaskan PPN Tontonan

    Berita, Monday, 31 August 2015

    Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menerbitkan aturan yang membebaskan jasa kesenian dan hiburan dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Kegiatan kesenian dan hiburan yang bebas dari pungutan pajak mulai dari diskotek, bioskop, pertunjukan musim sampai pertandingan olahraga.

  • Tanggapan: Film Nasional Versus Penonton

    Kajian, Sunday, 09 August 2015, Penulis: Catherine Keng

    Apa pun yang dilakukan bioskop dan apa pun yang diatur dalam tata edar film tak akan menggerakkan penonton ke bioskop selama kebijakan tersebut tidak memihak kepada penonton. Dalam hal ini, posisi Cinema 21 tegas memihak kepada masyarakat penonton karena kami ada untuk melayani penonton.

  • Film Nasional Versus Bioskop

    Kajian, Saturday, 08 August 2015, Penulis: A Rahim Latif

    Hingga sekitar sepuluh tahun lalu bioskop Blok M Plaza 21 sudah menjadi sangat potensial bagi film nasional. Bahkan, pernah terjadi seluruh enam layarnya memutar hanya film nasional. Namun, itu tak pernah terjadi lagi dan mayoritas film yang diputar di bioskop tersebut adalah film impor saja. Mengapa?

  • Lembaga Sensor Film Daerah, Perlukah?

    Kajian, Friday, 05 June 2015, Penulis: Dyna Herlina S

    Penulis menyarankan Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk tidak menyelenggarakan LSF Daerah DIY karena tidak relevan dengan situasi DIY saat ini. 

  • Lukman Sardi: Jangan Sampai Ada Korban Lagi

    Sosok, Monday, 26 January 2015, Penulis: Amalia Sekarjati

    Ada satu perubahan yang yang kita kenal dengan reformasi, tapi korban yang berjatuhan juga banyak. Kan maunya kejadian itu tidak terulang lagi. Kalau mau ada perubahan ke arah yang bagus, ya bagus. Namun, jangan sampai ada korban.

  • FFD 2014: Tumiran Terbaik

    Berita, Saturday, 20 December 2014, Penulis: Redaksi FI

    Tumiran (Vicky Hendri Kurniawan) berhasil menjadi film terbaik kategori dokumenter panjang dalam Festival Film Dokumenter (FFD) 13 tahun ini yang berlangsung tanggal 10-13 Desember. Sementara, Akar (Amelia Hapsari) dan  Penderes dan Pengidep (Achmad Ulfi) menjadi film terbaik dari kategori film dokumenter pendek dan kategori film dokumenter pelajar.