27 Pemenang Piala Maya 2012

Berita :: Penulis: Adrian Jonathan Pasaribu

Lovely Man menjadi film terbaik pilihan Piala Maya 2012, dan Teddy Soeriaatmadja menang penghargaan untuk sutradara dan skenario terbaik. Secara keseluruhan, ada 27 kategori penghargaan di Piala Maya 2012, yang diumumkan di Bridge Function Room Hotel Aston, Jakarta, 15 Desember lalu. Lovely Man menjadi film yang paling banyak menang, total 4 penghargaan. Tidak jauh di bawahnya, ada Soegija dan Arisan! 2 yang meraih 3 penghargaan.

Piala Maya 2012 merupakan ajang apresiasi film nasional yang diinisiasi akun twitter @film_indonesia. Pengurus akun twitter tersebut adalah Muhammad Hafiz Husni dan Rangga Wisesa. Komite juri Piala Maya beranggotakan 100 orang, yang terdiri dari sineas, jurnalis, praktisi periklanan, akademisi, penyiar radio, blogger, desainer busana, pelaku seni, mahasiswa, dan perwakilan komunitas film.

Selain malam penghargaan, panitia Piala Maya turut mengadakan pemutaran film di SAE Institute, Jakarta, pada tanggal 6-7 dan 11-13 Desember 2012. Film-film yang diputar adalah film pendek, dokumenter, dan animasi yang didaftarkan ke Piala Maya. Diputar juga Negeri di Bawah Kabut; Rayya-Cahaya di Atas Cahaya, Parts of the Heart, Cita-citaku Setinggi Tanah, Lovely Man, dan Mata Tertutup. Film-film tersebut menjadi nomine di Piala Maya tahun ini. Ada juga pemutaran khusus Pacar Ketinggalan Kereta karya Teguh Karya sebagai ajang apresiasi film Indonesia klasik.

Berikut daftar nominasi dan pemenang (dicetak tebal) Piala Maya 2012:

 

FILM BIOSKOP TERPILIH

Arisan! 2

Rayya, Cahaya di Atas Cahaya

Mata Tertutup

Cita-citaku Setinggi Tanah

Tanah Surga... Katanya

Postcard from the Zoo

Lovely Man

The Raid


FILM DOKUMENTER TERPILIH

Persona karya Geroge Arif

Buruh Seni karya Eden Junjung

Jakartrack karya Ari Rusyadi

Negeri di Bawah Kabut karya Shalahudin Siregar

Merajut Bambu 1000 Candi Untuk Kemanusiaan karya Cupu Dalang

Cerita Dari Tapal Batas karya Wisnu Adi

Permata di Tengah Danau karya Andi Hutagalung

 

FILM FIKSI PENDEK TERPILIH

Anak Kanal karya Narindro Aryo Hutomo

Buang karya Andri Cung & William Chandra

Garis Bawah karya Ray Farandy Pakpahan

Alegori karya Albert Koto

Kekal karya Dom Dharmo

Undeadriot karya M. Faris Rafiuddinsyah

Gending Tengah Malam karya Dedy Syah Putra

Shelter karya Ismail Basbeth


FILM ANIMASI PENDEK TERPILIH

Culoboyo Mekitik karya Cak Ikin

Crayon karya Sheila HP

Kitik! karya Ardira Anugrah Putera

Kripik Sukun Mbok Darmi karya Heri K

Black Journey karya Astu Prasidya

Langkah karya Tika Hilda

Mitos karya Dimas Sena Adimas Jati

 

FILM OMNIBUS TERPILIH

Hi5teria

Jakarta Hati

Kita vs Korupsi

Parts of the Heart

Sanubari Jakarta

Sinema Purnama


FILM BERBAHASA ATAU POTENSI DAERAH TERPILIH

Maniwak karya Ipong Wijaya (Papua)

Perempuan Sasak Terakhir karya Sandi Amaq Rinjani (Lombok)

Lorok Badak karya Darwin Mahesa (Banten)

 

SUTRADARA TERPILIH

Viva Westi (Rayya, Cahaya di Atas Cahaya)

Garin Nugroho (Mata Tertutup)

Teddy Soeriaatmadja (Lovely Man)

Gareth Evans (The Raid)

Eugene Panji (Cita-citaku Setinggi Tanah)

 

SKENARIO TERPILIH

Viva Westi & Emha Ainun Nadjib (Rayya, Cahaya di Atas Cahaya)

Tri Sasongko (Mata Tertutup)

Danial Rifki (Tanah Surga... Katanya)

Satriono (Cita-citaku Setinggi Tanah)

Teddy Soeriaatmadja (Lovely Man)


SINEMATOGRAFI TERPILIH

Matt Flannery (The Raid)

Yunus Pasolang (Hello Goodbye)

Teoh Gay Hian (Soegija)

Ipung Rahmat Syaiful (Rayya, Cahaya di Atas Cahaya)

Gunar Nimpuno (Atambua 39C)

 

AKTRIS UTAMA TERPILIH

Nani Wijaya - UMMI AMINAH

Atiqah Hasiholan - HELLO GOODBYE

Raihaanun - LOVELY MAN

Jajang C Noer (Mata Tertutup)

Acha Septriasa (Test Pack, You’re My Baby)

 

AKTOR UTAMA TERPILIH

Nicholas Saputra (Postcard from the Zoo)

Donny Damara (Lovely Man)

Reza Rahadian (Test Pack, You’re My Baby)

Roy Marten (Dilema)

Tio Pakusadewo (Rayya, Cahaya di Atas Cahaya)

 

AKTRIS OMNIBUS TERPILIH

Luna Maya (Hi5teria)

Revalina S Temat (Kita vs Korupsi)

Dominique Agisca Diyose (Kita vs Korupsi)

Gesata Stella (Sanubari Jakarta)

Shannaz Haque (Jakarta Hati)

 

AKTOR OMNIBUS TERPILIH

Dwi Sasono (Jakarta Hati)

Gia Partawinata (Sanubari Jakarta)

Daud Sumolang (Parts of the Heart)

Tim Matindas (Sinema Purnama)

Tora Sudiro (Kita vs Korupsi)

 

AKTRIS PENDUKUNG TERPILIH

Aida Nurmala (Arisan! 2)

Adinia Wirasti (Arisan! 2)

Christine Hakim (Rayya, Cahaya di Atas Cahaya)

Meriam Bellina (Test Pack, You’re My Baby)

Wulan Guritno (Dilema)

 

AKTOR PENDUKUNG TERPILIH

Butet Kertaradjasa (Soegija)

Fuad Idris (Tanah Surga... Katanya)

Ramon Y Tungka (Cinta di Saku Celana)

Ray Sahetapy (The Raid)

Rio Dewanto (Arisan! 2)

 

PEMAIN CILIK TERPILIH

Maria Resubun (Di Timur Matahari)

Risjad Adjen (Rumah di Seribu Ombak)

M. Shihab (Cita-citaku Setinggi Tanah)

Lana Nitibagaskara (Ambilkan Bulan)

Osa Aji Santoso (Tanah Surga... Katanya)

 

PEMAIN PENDATANG BARU TERPILIH

Eka Nusa Pertiwi (Mata Tertutup)

Putri Moruk (Atambua 39C)

Annisa Hertami (Soegija)

Billy Sandy (Negeri 5 Menara)

Edward Gunawan (Arisan! 2)

 

PENATA KOSTUM TERPILIH

Isabelle Patrice (Arisan! 2)

Ve Verdinand (Lovely Man)

Jerry Oktavianus (Dilema)

Aulia Yogyanti (Postcard from the Zoo)

Retno Ratih (Soegija)

 

PENATA RIAS TERPILIH

Cika Landis, Susanti, Tweety (Hi5teria)

Ebba Syeba (Lovely Man)

Jerry Octavianus (Dilema)

Jerry Octavianus (The Raid)

Darwin Tse (Arisan! 2)

 

PENATA SUARA TERPILIH

Arya Prayogi & Fajar Y (The Raid)

Khikmawan Santosa (Lovely Man)

Khikmawan Santosa (The Witness)

Khikmawan Santosa (Modus Anomali)

Satrio Budiono dan Trisno (Soegija)

 

PENATA ARTISTIK TERBAIK

Allan T Sebastian (Soegija)

Arie Juwono (Arisan! 2)

Fauzi (Perahu Kertas)

Wenisclaus (Modus Anomali)

Timothy D. Setianto (The Raid)

 

PENATA MUSIK TERPILIH

Aghi Narotama & Bembi Gusti (Arisan! 2)

Andika Triyadi (Perahu Kertas)

Dwiki Dharmawan (Mata Tertutup)

Aghi Narotama & Bembi Gusti (Garuda di Dadaku 2)

Djaduk Ferianto (Soegija)

 

PENYUNTING GAMBAR TERPILIH

Arifin (Modus Anomali)

Gareth Evans (The Raid)

Robby Barus (Hello Goodbye)

Aline Jusria (#republiktwitter)

Cesa David Lukmansyah (Negeri 5 Menara)

 

PENATA EFEK KHUSUS TERPILIH

Andi Noviandi (The Raid)

Andi Noviandi (Modus Anomali)

Kelik Wicaksono & Eddie Cahyono (Ambilkan Bulan)

Boras Animation-Onetone Post (Mama Cake)

Gaffer (The Witness)

 

DESAIN POSTER TERPILIH

Postcard from the Zoo karya Diela Maharanie 

The Raid karya Omar Mallkison

Langit Ketujuh karya Clear Indonesia

Sinema Purnama karya Sarita Ibnoe

Jakarta Hati karya Jonathan Oh

 

LAGU TEMA TERPILIH

Black Glasses, ciptaan Eru (Hello Goodbye)

Perahu Kertas, ciptaan Dewi Lestari (Perahu Kertas)

Malaikat Juga Tahu, ciptaan Dewi Lestari (Malaikat Tanpa Sayap)

Bogor Biru, ciptaan Sore (Modus Anomali)

Oh Jakarta, ciptaan Ramondo Gascaro (Arisan! 2)

 

PENULISAN KRITIK FILM TERPILIH

Imam Santoso, untuk tulisan Arisan! 2: Potret (Impian) Kehidupan Sosial Modern Indonesia

Krisna M Putra, untuk tulisan Atambua 39C: Menonton Budaya, Menengok Sejarah, Menilik Nasionalisme

Krisna M Putra, untuk tulisan Lovely Man: Hubungan Absurd Ayah dan Anak

Taufiqur Rizal, untuk tulisan Jakarta Hati: Warna Warni Wajah Jakarta

Arief Kurnia Pujoputanto, untuk tulisan Malaikat Tanpa Sayap

Komentar

Silahkan masuk log terlebih dahulu untuk memberi komentar.