Adinia Wirasti: Yang Membuat Hati Bicara, Saya Mainkan

Kamis, 30 Mei 2013, Oleh Amalia Sekarjati

Buat saya, pada akhirnya, seni peran adalah membuka wawasan lebih luas dan membuka awareness sedemikian peka untuk mau dan bisa menyikapi karakter lain.

  • Kolaborasi Luna, Ilya, Sigi di Pintu Harmonika

    Senin, 27 Mei 2013, Oleh Adrian Jonathan Pasaribu, Amalia Sekarjati

    Jika biasanya Luna Maya dan Sigi Wimala lebih sering terlihat berakting di depan layar, dan Ilya Sigma lebih dikenal sebagai penulis naskah, ketiganya justru berkolaborasi sebagai sutradara dalam Pintu Harmonika yang beredar mulai 23 Mei 2013.

  • Dirmawan Hatta: Pengalaman Spiritual dalam Optatissimus

    Sabtu, 25 Mei 2013, Oleh Adrian Jonathan Pasaribu

    Optatissimus menandai pertama kalinya kemunculan nama Dirmawan Hatta sebagai sutradara. Sebelumnya, alumni Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada ini lebih dikenal sebagai penulis naskah. Dua kali namanya diunggulkan sebagai penulis skenario terbaik di Festival Film Indonesia: 2008 untuk May dan 2011 dan The Mirror Never Lies.

  • Raditya Dika: Gue Membuat Apa Yang Gue Mau Tonton

    Kamis, 16 Mei 2013, Oleh Amalia Sekarjati

    Raditya Dika merasa cukup puas  atas kelahiran film barunya, Cinta Brontosaurus. Selain banyak belajar, ia merasa puas karena bisa sepenuhnya menggarap naskah untuk film ini, tanpa bantuan langsung dari orang lain. 

  • Komitmen Dewi Irawan Menjadi Aktor

    Jumat, 26 April 2013, Oleh Amalia Sekarjati

    Akting bukanlah suatu yang asing dan bahkan sudah mendarah daging di Keluarga Irawan. Termasuk bagi Dewi Irawan. Aktris kelahiran 13 Juni 1963 ini sudah akrab dengan dunia film sejak ia lahir. Ayahnya, Bambang Irawan, mendirikan rumah produksi Agora di tahun yang sama dengan tahun kelahirannya.

  • Tugas Berlipat Marcella di Rectoverso

    Sabtu, 23 Pebruari 2013, Oleh Amalia Sekarjati

    Setelah lebih banyak berkarya sebagai aktris, kemudian menjajal kerja sebagai produser, kali ini Marcella Zalianty juga mencoba menyutradarai film terbarunya, Rectoverso. “Terus terang saja, kalau seperti ini memang capek, ya. Mungkin kalau nanti aku produksi lagi, sebaiknya aku pilih salah satu antara menyutradarai atau memproduseri saja.”

  • Asad Amar: Film itu 100% Arsitektur

    Selasa, 22 Januari 2013, Oleh Amalia Sekarjati

    Setelah sebelumnya lebih banyak berkiprah sebagai produser lini dan manajer produksi dalam beberapa film, Asad Amar kali ini menjajal kursi sutradara sekaligus produser untuk film Sang Pialang. Padahal, pada awalnya ia tidak terpikir untuk mengerjakan dua tugas tersebut. 

  • Aria Kusumadewa Tidak Benci Industri

    Selasa, 16 Oktober 2012, Oleh Totot Indrarto

    Aria Kusumadewa bisa dibilang ikon film indie di Indonesia. Setidaknya selama sebelas tahun (1999-2009) laki-laki kelahiran 27 September 1963 ini bukan hanya membuat film dan mengedarkan karya-karyanya secara independen, tetapi juga bersuara paling keras menentang kemapanan industri.

  • Yosep Anggi Noen dan Vakansi yang Janggal

    Minggu, 23 September 2012, Oleh Adrian Jonathan Pasaribu

    Sebelum memproduksi Vakansi, Yosep Anggi dikenal sebagai salah satu pegiat film pendek di Yogyakarta. Kisah perjalanan mengantar sofa dalam Vakansi sudah difilmkan Yosep Anggi terlebih dahulu di  Hujan Tak Jadi Datang, film pendeknya tahun 2009. 

  • Annisa Hertami: Seni Peran Juga Penciptaan

    Selasa, 05 Juni 2012, Oleh Amalia Sekarjati

    "Seni peran ini kan juga penciptaan ya, penciptaan sebuah karakter. Antara film saya yang ini dengan film saya yang lain, pasti karakternya berbeda. Di situ saya mencipta, mencipta, dan mencipta lagi."