FFI 2014: Bangga Film Indonesia

Sabtu, 18 Oktober 2014, Oleh Pandji Putranda

Festival Film Indonesia (FFI) 2014 hadir dengan tema “Bangga Film Indonesia”. Tema tersebut dipilih karena dinilai mampu mewakili semangat perubahan menuju iklim perfilman nasional yang lebih baik.

 

  • Terputusnya Aliran Listrik di Wilayah TIM

    Sabtu, 26 April 2014, Oleh Pandji Putranda

    Hampir seluruh kegiatan operasional di wilayah TIM terganggu dari Rabu (23/4) sampai Jumat (25/4) kemarin karena Perusahaan Listrik Negara (PLN) memutus aliran listrik di kompleks Pusat Kesenian Jakarta itu. Penyebabnya, hutang biaya listrik Pemda DKI Jakarta yang menunggak.

  • Sepuluh Finalis Kompetisi Film Pendek Europe on Screen 2014

    Jumat, 25 April 2014, Oleh Amalia Sekarjati

    Selain memutar film-film Eropa, festival film Europe on Screen (EoS) kembali hadir dan melanjutkan tradisi menyelenggarakan Kompetisi Film Pendek untuk pembuat film Indonesia. Tahun ini, ada 152 film pendek yang diterima panitia (tahun lalu mencapai 208 film) dan tim seleksi telah memilih sepuluh film sebagai finalis

  • Tujuh Film Indonesia Berkompetisi dalam ChopShots

    Kamis, 17 April 2014, Oleh Amalia Sekarjati

    Tujuh film Indonesia berkompetisi dalam ChopShots Documentary Film Festival Southeast Asia 2014. Layu Sebelum Berkembang (Die Before Blossom) karya Ariani Djalal dan Masked Monkey: The Evolution of Darwin's Theory karya Ismail Fahmi Lubis bersaing dengan 10 film lain dalam kategori Kompetisi Internasional (International Competition).

  • Rangkaian Acara Hari Film Nasional Ditutup

    Kamis, 03 April 2014, Oleh Amalia Sekarjati

    Pemutaran film Darah dan Doa (1950) karya Usmar Ismail menutup rangkaian kegiatan Peringatan Hari Film Nasional (HFN) ke-64 yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Badan Perfilman Indonesia (BPI). 

  • Pohon Penghujan Raih Ali Sadikin Award

    Selasa, 01 April 2014, Oleh Amalia Sekarjati

    Dari 6 unggulan, Pohon Penghujan karya Andra Fembiarto meraih Ali Sadikin Award sebagai film pendek terbaik pada ajang Festival Film Pendek (FFP) Jabodetabek 2014. Pada kategori Skenario Film, film Vox Populi Vox Dei (Mulyantojoyo) meraih Misbach Yusa Biran Award.

  • Tiga Jati Emas untuk Don't Talk Love

    Senin, 24 Maret 2014, Oleh Adrian Jonathan Pasaribu

    What They Don't Talk About When They Talk About Love pulang membawa tiga Piala Jati Emas dari Akademi Film Indonesia 2014. Penghargaan Akademi FI berlangsung di Bentara Budaya Jakarta, 24 Maret 2014. 

  • Anak Sabiran Jadi Pembuka Southeast Asian Film Festival 2014

    Kamis, 20 Maret 2014, Oleh Adrian Jonathan Pasaribu

    Anak Sabiran di Balik Cahaya Gemerlapan karya Hafiz Rancajale didapuk menjadi film pembuka Southeast Asian Film Festival (SEAFF) 2014, yang akan berlangsung di Singapore Art Museum dari 11 April sampai 4 Mei. Denok dan Gareng karya Dwi Sujanti Nugraheni dan What They Don't Talk About When They Talk About Love karya Mouly Surya juga ditayangkan pada festival ini.

  • Lawuh Boled dan Tambaksari Last Land Raih STOS Award

    Rabu, 19 Maret 2014, Oleh Amalia Sekarjati

    Film pendek fiksi Lawuh Boled karya Misyatun dan dokumenter Tambaksari Last Land karya Fajar Kuncoro berhasil meraih STOS Award di South to South Film Festival (STOS) 2014. Sedangkan Menuk karya Bobby Prasetyo dan Menolak Menyerah karya Bambang HP mendapat Special Mention dari juri untuk masing-masing kategori.

  • Sepatu Baru, Akar, dan Kitik Pemenang XXI Shorts 2014

    Selasa, 18 Maret 2014, Oleh Amalia Sekarjati

    Film pendek fiksi Sepatu Baru, dokumenter Akar, dan animasi Kitik meraih Film Pendek Terbaik pilihan juri utama pada tiga kategori kompetisi XXI Short Film Festival 2014. Pengumuman ini berlangsung pada Minggu, 16 Maret 2014 di Studio 1 Epicentrum XXI Kuningan, sekaligus menutup perhelatan festival film yang dimulai sejak 12 Maret tersebut.

  • Lima Unggulan Akademi Film Indonesia 2014

    Selasa, 11 Maret 2014, Oleh Adrian Jonathan Pasaribu

    Setelah berproses menonton 93 film Indonesia yang beredar sepanjang 2013, Akademi Film Indonesia pada 10 Maret 2014 menetapkan lima unggulan film, sutradara, dan skenario yang akan memperebutkan Piala Jati Emas.