Dengan perubahan-perubahan yang dilakukan, FFI tahun ini diharap jadi lebih baik.

  • 3 Tanggapan
  • Setuju: 100%
  • Tidak setuju: 0%
Status: Tertutup, Total: 3 Tanggapan
Pemberian tanggapan untuk topik ini sudah ditutup pada Wednesday, 21 December 2011

Pengantar:

Festival Film Indonesia kembali lagi, kali ini dengan slogan "Perbaikan Membutuhkan Perubahan". Perbaikan apakah yang dimaksud?

Satu program yang dicanangkan tahun ini (dan sedang dijalankan) adalah Safari FFI. Bekerja sama dengan komunitas film, kampus, maupun gedung kesenian, panitia FFI mengorganisir pemutaran serta diskusi publik di lima kota. Film-film yang diputar tidak terbatas pada film panjang saja, tapi juga film pendek, dokumenter, dan televisi. Safari FFI terkait dengan satu hal yang kerap absen dalam penyelenggaraan di tahun-tahun sebelumnya: ekshibisi. Tujuannya ada dua. Jangka pendeknya: memperkenalkan film-film yang berkompetisi di FFI pada publik. Jangka panjangnya: merangsang partisipasi publik yang lebih luas, terutama dari daerah-daerah di luar ibukota.

Perubahan terbesar terjadi pada sistem penjurian untuk film bioskop. Berbeda dengan tahun lalu, Komite Seleksi berubah menjadi Komite Nominasi. Perubahan nama menunjukkan perubahan jenis pekerjaan. Komite Nominasi bertugas memilih film berdasarkan unsur teknisnya, seperti cerita, gambar, suara, musik, dan pemeranan, sehingga terpilih nominasi untuk masing-masing unsur. Dewan Juri kemudian memilah kembali film-film pilihan Komite Nominasi, untuk menetapkan nominasi film terbaik.

Dengan mengacu pada unsur teknis, penilaian di seleksi awal diharapkan bisa lebih terukur. Menilai film berdasarkan unsur teknis lebih mudah dipertanggungjawabkan, karena prosesnya berlandas pada elemen-elemen yang kasat mata. Penilaian akhir yang dilakukan Dewan Juri juga jadi lebih fokus. Mereka tidak perlu lagi berurusan dengan soal teknis. Mereka tinggal memilih film mana yang secara keseluruhan paling istimewa, dan memilih yang terbaik dari unsur-unsur teknis yang diusulkan Komite Nominasi.

Bagaimana pendapat Anda?

Acuan:

Tanggapan3

user avatar

Ferdi_Z Setuju
Tuesday, 29 November 2011

Dengan format penjurian yang baru, serta kepanitiaan yang terdiri dari “angkatan baru” dan “angkatan lama”, sudah mulai terbentuk dialog antar berbagai stakeholder industri perfilman Indonesia, kualitas dan integritas karya mulai menjadi “panglima” dalam penilaian, dan walaupun masih banyak kritik yang dapat dan patut dilontarkan secara umum FFI tahun ini lebih mendengar “suara terpinggirkan” dari sebelum-sebelumnya.

(Prasanggah: aku membantu kepanitiaan FFI; tapi yang di atas ini adalah pendapatku pribadi)

user avatar

bayu_sagitarius Setuju
Saturday, 10 December 2011

user avatar

Sutan Setuju
Tuesday, 13 December 2011

Tentu saja ini lebih baik karena ada komite yang menilai teknisnya dan ada dewan juri yang menilai istimewanya. Bagi saya keistimewaan film itu adalah menghibur dan positif.

Topik ini telah tertutup untuk pemberian tanggapan.