• lf-m007-13-321287-thumb

    Main Aman Ala Mursala

    Sunday, 21 April 2013, Oleh Lisabona Rahman
    Penilaian penulis: 
     (4/10)

    Film ini seharusnya melengkapi gambaran persoalan banyak suku di Indonesia. Sayang sekali, Mursala kesulitan melampaui capaian Azab dan Sengsara, kisah cinta dari tanah Batak yang terbit hampir seratus tahun silam itu.

  • lf-f015-13-561880-thumb

    Nostalgia yang Gagal Bercerita

    Monday, 15 April 2013, Oleh Adrian Jonathan Pasaribu
    Penilaian penulis: 
     (4/10)

    Finding Srimulat susah payah menjaga keseimbangan. Film arahan Charles Gozali ini seperti ingin bernostalgia dan bercerita sekaligus. Hanya satu yang berhasil, itu pun dengan sejumlah pertanyaan.

  • lf-h018-13-661093-thumb

    Sepakbola adalah Uang, Uang, dan Uang

    Thursday, 11 April 2013, Oleh Adrian Jonathan Pasaribu
    Penilaian penulis: 
     (6/10)

    Andibachtiar Yusuf tidak sedang memotret sepakbola sebagai suatu panggung terbuka, di mana siapapun bisa bermain dan berjuang merebut kemenangan. Sebaliknya, sepakbola diperlakukan sebagai lapangan milik segelintir orang saja, yang punya kuasa untuk menentukan mana yang tersungkur dan mana yang boleh bersyukur.

  • lf-h013-13-745730-thumb

    Jimat Sakti Bernama Nasionalisme

    Wednesday, 13 March 2013, Oleh Adrian Jonathan Pasaribu
    Penilaian penulis: 
     (4/10)

    Sang saka punya kekuatan magis yang tak terkira dalam film-film kita. Naikkan bendera, rapikan barisan, beri hormat, lalu hilang semua masalah. Hasduk Berpola, film terbaru Harris Nizam, bekerja dengan prinsip serupa.

  • lf-b008-13-894822-thumb

    Daur Ulang yang Mengesankan

    Monday, 11 March 2013, Oleh Adrian Jonathan Pasaribu
    Penilaian penulis: 
     (6/10)

    Parade klise dan imitasi dalam Belenggu menunjukkan kalau Upi belumlah menjadi sineas dengan sentuhan yang otentik. Ia barulah teknisi cerita yang telaten dalam mendaurulang gambar dan cara bercerita. Mengesankan, tapi baru sebatas kemasan.

  • lf-3004-13-742502-thumb

    Cerita Pendek Butuh Pemikiran Panjang

    Thursday, 31 January 2013, Oleh Adrian Jonathan Pasaribu
    Penilaian penulis: 
     (4/10)

    Satu hal yang sama dari setiap omnibus adalah durasi pendek yang punya tuntutan penceritaannya sendiri. Sebuah aksioma yang beredar di kalangan sineas film pendek: “Orang boleh jalan kaki dalam film panjang. Dalam film pendek, ia harus lari.”

  • lf-s011-13-030010-thumb

    Salah Saham, Salah Paham

    Wednesday, 23 January 2013, Oleh Adrian Jonathan Pasaribu
    Penilaian penulis: 
     (4/10)

    Sang Pialang sesungguhnya memuat potensi yang besar. Tema ini belum pernah dijelajahi dalam film-film Indonesia dan profesi pialang sendiri belum banyak diketahui oleh khalayak. Ada nilai kebaruan tersendiri di dalamnya. Sayangnya, seperti tokoh-tokoh ceritanya, pembuat film menanam saham di tempat yang salah.

  • lf-m004-13-991608-thumb

    Kematian Tidak Selamanya Menyedihkan

    Friday, 18 January 2013, Oleh Adrian Jonathan Pasaribu
    Penilaian penulis: 
     (5/10)

    Kisah yang dihadirkan Mika tak beda jauh dengan film-film Indonesia bertema sejenis. Bagusnya, film ini respek terhadap subyeknya. Pembuat film sadar ada alternatif lain ketimbang bermuram durja akan suatu hal sealamiah kematian, dan ia menempuh jalan itu dengan baik.

  • lf-g016-13-949954-thumb

    Kolosal Baru Sebatas Kuantitas

    Monday, 14 January 2013, Oleh Adrian Jonathan Pasaribu
    Penilaian penulis: 
     (4/10)

    Hanung Bramantyo menjadikan bumi Sumsel sebagai latar untuk alegori tentang kebangsaan, tentang akar-akar buruk yang mendasari sejarah pembentukan bangsa kita. Apa yang penonton lihat boleh jadi klasik, namun apa yang penonton rasakan terasa modern, terasa dekat dengan realita sekarang.

  • lf-d008-13-883765-thumb

    Demi Ucok dan Elemen Otobiografis

    Tuesday, 08 January 2013, Oleh Adrian Jonathan Pasaribu
    Penilaian penulis: 
     (5/10)

    Eksplorasi tentang etnis Batak dalam film terasa dekat dan tidak dibuat-buat. Namun, ambisi Demi Ucok adalah bercerita, dan ambisi tersebut mewajibkan adanya kepatuhan pada asas-asas penuturan cerita, salah satunya koherensi. Demi Ucok gagal memenuhi itu.