Pat Bie To

alias: Delapan Wanita Cantik

  

Produser
Sutradara
Warna HP

English version

Data tidak lengkap atau salah?
Bantu kami melengkapi/membenarkan data di laman ini. Kami sangat menghargai setiap data yang Anda bagi dengan kami. Silakan lihat laman Kontribusi untuk keterangan lebih lanjut.

Komentar 1

adimulya
6 tahun yang lalu

Film: PAT BIE TO   1933
Kisah nyata ini berawal, pada tahun 1920 an disebuah Kota kecil Parakan,  adalah seorang wanita yang lumayan cantik, yang sudah bersuami, Tjioe Kiem Nio namanya. oleh karena kecantikan Tjioe Kiem Nio itulah membuat,Seorang Hartawan bernama Liem Ma Hay seorang pendatang dari kota Bogor itu jatuh cinta setengah mati, dan dia menjanjikan akan menikahinya serta hidup berdua bahagia,  dan setelah dia berhasil merebut dari suaminya ,maka Tjioe Kiem Nio menjalani hidup berdua bersama Liem Ma Hay tanpa diketahui oleh sang istri, (back street).
  Dilain cerita, Syech Giap Nio, seorang wanita yang cantik,periang usia 26 tahun, bersama Pembantunya Esah yang centil, berhasil digaet oleh pemuda Djie Tjeng Gook, yang konon dia seorang pengangguran hasil merebut dari Suaminya Hoo Liang Siem.
  Dalam waktu yang tidak jauh berbeda, Hoedjin Tek Kong, juga kena goda oleh pemuda Tan Oen Ling, di waktu yang hampir bersamaan pula, Empat perempuan , Elsje,Doortje,Meentje dan Toona, terkena kibulan empat laki-laki tak bertanggung jawab,yang menyebabkan mereka berempat ,pergi jauh ke kota Magelang tanpa bekal sedikitpun, dan pergi tanpa pesan karena menanggung malu pada keluarganya,  dan tanpa disengaja mereka berempat bertemu dengan sobat lamanya yaitu,Tjioe Kiem Nio, yang ternyata Tjioe Kiem Nio telah di usir dengan kejam oleh Ma Hay, dan menjalani hidup sebagai wanita penghibur,sampai pada akhirnya Tjioe Kiem Nio, hidup menderita karena penyakit kotor, yang membuat ia bertobat, sampai pada akhirnya Tjioe Kiem Nio membuat surat untuk Papa ibunya, dan Papa ibunya keduanya menyusul di Rumah sakit, dan akhirnya karena sakitnya sangat parah sehingga Tjioe Kiem Nio, menghembuskan nafas yang terakhir, atau meninggalkan dunia selama-lamanya.

Silahkan masuk log terlebih dahulu untuk memberi komentar.