Daftar film berdasarkan tahun "1952" - 37 entri


  • Tiga Pendekar Teruna-thumb

    Tiga Pendekar Teruna (1952)

    Kuncung tertidur dan mimpi ke Negeri Entah Berantah. Ia ketemu dayang dan diajak kerja sebagai pengurus kuda di istana. Ia serba beruntung, karena (secara kebetulan) banyak tahu banyak hal. Antara lain mengenai hilangnya kalung pusaka. Benda berharga itu dapat ditemukan lagi berkat turun tangannya tiga pendekar teruna. Ketiga pendekar mendapat penghargaan, sedangkan Kuncung di"perebut"kan oleh para…

  • Dewa Dewi-thumb

    Dewa Dewi (1952)

    Kisah tentang perebutan Dewi Sahara (RA Sumarni) oleh Noor Syah (Sugiono) dan saingannya Khonjar (Mansoor) yang sakti. Dalam hal ini terlibat juga Dewi Farida (Roostiaty) guna menghadapi kesaktian Khonjar itu. Penuh aksi dan kejadian menakjubkan.

  • Isteri Sedjati (1952)

    Seorang wanita melakukan pembunuhan. hingga harus berurusan dengan pengadilan. Dalam pembelaannya wanita itu mengemukakan bahwa pembunuhan itu dilakukannya untuk membela diri dalam mempertahankan kehormatannya, yang hendak dinodai oleh Don Juan (korban) itu. Pengadilan membebaskan wanita itu.

  • Bermain dengan Api-thumb

    Bermain dengan Api (1952)

    Janda kaya Susilowati (Ratna Ruthinah) bingung, karena didesak pemilik rumah untuk melunasi tunggakan sewa rumahnya selama enam bulan, atau diusir. Dia pasang iklan, mengaku gadis dan kaya. Timbul hasrat Abdullah (Udjang) untuk melamar, sebab dia sedang kesulitan uang. Diperalatnya Kartono (A. Hamid Arief), seorang pegawai kecil dari perusahaan sepatu. Saling tipu ini berjalan jauh hingga ke…

  • Sorga Terachir-thumb

    Sorga Terachir (1952)

    Letnan Hendro (AN Alcaff) dari Yogya dikirim ke Bali untuk bertugas. Dia jatuh cinta pada seorang gadis Bali, Sari (Dhalia). Ternyata Sari harus menikah dengan Cokorde Tamor (Ismail Saleh), sahabat Hendro sendiri. Ketika Sari berterus terang mengenai cintanya kepada Hendro, timbul rasa dendam di hati Cokorde Tamor. Beberapa waktu kemudian, di kala Hendro telah keluar dari…

  • Solo Di Waktu Malam-thumb

    Solo Di Waktu Malam (1952)

    Marno (Chatir Haro) patah hati setelah kekasihnya Hermin (RAS Sumarni) dipaksa menikah dengan pria yang lebih tua, dr. Hardi (Astaman). Diperlukan waktu yang cukup lama, dan cerita yang agak berbelit, untuk mengembalikan Marno ke jalan yang lurus. Antara lain dengan bantuan gadis yang cantik pula, Aminah (Komalasari), yang mencintai dan dicintainya.

  • Sajang Sajang Dibuang Sajang-thumb

    Sajang Sajang Dibuang Sajang (1952)

    Harun (Jose Lantua) menentang ayahnya Singodiputro (Rd Ismail), yang feodalistis, lalu menikahi Maya (Erna Pipih) seorang artis sandiwara. Mereka punya anak Noordin (Rd Endang), yang kemudian juga jatuh cinta pada seorang pemain sandiwara, Ratna (Rr. Sumiati). Di saat berjumpa lagi dengan Maya, barulah pak Singo menyadari bahwa artis sandiwara tidaklah sejelek seperti dugaannya selama ini.

  • Mas Kawin (1952)

    Pak Gimin (Anwar) biasa hidup hemat, antara lain dengan menyisihkan sebagian kecil gajinya untuk ditabung, walau dia cuma seorang buruh di pelabuhan. Dia malah bisa memenuhi permintaan abangnya, Pak Sukimin (R. Dadang Ismail) di Malang, yang perlu pinjam uang. Juga menolong Sutejo (Jose Lantua), anak abangnya itu untuk bekerja di Jakarta. Tapi, Sutejo pemalas dan hanya…

  • Rodrigo de Villa-thumb

    Rodrigo de Villa (1952)

    Terjadi di Spanyol pada abad pertengahan. Ketika Turki menyerbu Castille, permaisuri Isabella dan seorang ningrat bernama Lozano justru membantu musuh. Raja Alfonso ditawan bersama para pengikutnya, antara lain Rodrigo de Villa (Rd. Mochtar). Sebagai balas jasa, Lozano diangkat jadi raja dan kemudian memperistri Isabella. Sebelumnya, Lozano punya anak gadis Jimena (Netty Herawati) yang saling mengasihi dengan…

  • Pengorbanan (1952)

    Mahasiswa kedokteran Suganda menikahi Dalia, seorang penyanyi. Mereka bahagia, tapi ayah Suganda kecewa dan berusaha memecah hubungan keluarga sang anak. Berkat desakan, ancaman, dan bujukan, akhirnya Suganda cenderung menyerah, membiarkan Dalia pergi. Suganda kembali ke rumah, sedangkan Dalia merasa puas telah memberikan pengorbanan.