Daftar film berdasarkan tahun "1961" - 39 entri


  • Amor dan Humor (1961)

    Yang ber"amor" adalah pria kaya (Rendra Karno). "Kerjanya" hanya datang ke Gelanggang Dagang (untuk) Wanita, dan "nonton" penjaga stand yang cantik (Baby Huwae). Padahal si gadis sudah punya pacar (Bambang Irawan), seorang wartawan. Cinta (amor) jadi segi empat, karena terlibatnya wartawati/juru potret pemula (Rima Melati). Yang ber"humor" adalah Bing Slamet, Mansyur Syah dan Ateng.

  • Korban Fitnah (1961)

    Husein (Sukarno M. Noor) diajukan ke pengadilan karena akan bunuh diri. Ia tak mau menjelaskan sebabnya, sampai desakan bertubi-tubi datang. Maka berkisahlah Husein. Ia duduk di universitas atas bantuan kakaknya, Hasan (AN Alcaff), yang belum juga kawin, karena hanya memikirkan Husein dan kakaknya, Munah (Siput Serawak) yang sakit jantung. Dalam masa itu ia berkenalan dengan Rahimah…

  • Masih Ada Hari Esok (1961)

    Bono (Boy Iskak), anak janda yang sangat nakal karena bergaul dengan anak-anak nakal. Ia merebut Lasmi (Indriati Iskak) dari Irwan (Raman Wirawan), kawannya sendiri. Di samping itu Bono pacaran juga dengan Ida (Mieke Wijaya), anak tetangga yang ayahnya suka mabuk. Pacaran terakhir ini membuat Ida hamil, hingga Bono terpaksa kawin. Barulah Bono insyaf karena dia harus…

  • Notaris Sulami (1961)

    Kisah berputar pada notaris Sulami (Fifi Young) yang tidak laku-laku kawin karena sifatnya yang judes, keras kepala, feodal, apalagi punya kedudukan cukup baik. Drs. Sujarwo (A. Hamid Arief) yang berurusan dengan notaris itu, mula-mula dikira akan melamar. Ternyata ia kecantol keponakan notaris, yaitu Yeti (Rima Melati).

  • Dibalik Dinding Sekolah (1961)

    Kisah tentang anak-anak keluarga miskin yang harus sekolah sambil kerja, dan berhasil.

  • Panon Hideung (1961)

    Produksi kedua setelah "Karena Daster", Harapan Film tetap berpegang pada pelawak Us-us, si rupawan Noortje Supandi dan lagu penyedap. Sifat film tetap komedi. "Panon Hideung" (lagu Sunda yang diadaptasi dari lagu asing) sedang populer saat itu.

  • Memburu Menantu (1961)

    Janda pensiunan bupati, Ny Adi (Surip), ingin sekali agar anak gadisnya, Supriati (Sutrisno) mendapat jodoh berdarah bangsawan, berpangkat tinggi dan bertitel. Diramalkan seorang dukun (Rukun), bahwa Supriati akan berjodoh dengan orang bertitel yang kini sedang di luar negeri. Maka ny Adi mendadak bersikap baik kepada pak Mangun (Urip), bekas bujangnya, karena Sarip (Bowo), anak pak Mangun,…

  • Putri Hidjau (1961)

  • Nelajan dari Pantai Seberang (1961)

  • Malam tak Berembun (1961)