Daftar film berdasarkan tahun "1975" - 40 entri


  • Laila Majenun-thumb

    Laila Majenun (1975)

    Film diawali dengan suara sutradara yang bercerita pada seorang anak kecil tentang pembangunan Jakarta yang memisahkan satu kampung menjadi dua, hingga muncul dua kelompok gang yang bertentangan. Yang pertama, anak gedongan, dipimpin Anton (Achmad Albar), yang kedua, anak kampung, dikepalai Mahmud (Parto Tegal). Maulana (Deddy Sutomo), anak desa yang ditampung Anton, jatuh cinta pada Laila (Rini…

  • Rahasia Gadis-thumb

    Rahasia Gadis (1975)

    Sukma (Ully Artha) dan Lisa (Jenny Rachman), kakak-beradik, sama-sama jatuh cinta pada Iwan (Roy Marten), kawan mereka sejak kecil. Kisah dimulai dengan pesta Sukma yang lulus sarjana. Lisa, yang dianggap binal oleh ibunya tapi dipahami ayahnya, Hidayat (WD Mochtar), menyendiri. Di sini ia berkenalan dengan Hendra (Fadly), adik Ganda (Muni Cader), sahabat Hidayat. Hendra berterus terang…

  • Pelacur-thumb

    Pelacur (1975)

     (9/10) (1)

    Leny (Lenny Marlina) datang ke kota dan berniat jadi penyanyi. Ia diterima oleh sebuah klab malam yang ternyata juga pusat berkumpulnya para pelacur. Leny diperintahkan sang germo di tempat itu untuk melayani Tirta (Ratno Timoer), yang kemudian memberinya sebuah rumah mewah berikut mobil. Leny kemudian berkenalan dengan Deddy (Pangky Suwito), yang ternyata anak Tirta. Tentu percintaan…

  • Seribu Kenangan (1975)

    Pada awalnya film ini ingin menunjukkan bahwa seorang anak bisa meraih cita-citanya berkat ketekunan dan kejujuran. Agus (Adhi Irawan) ingin memiliki sepeda motor. Untuk itu ia berjualan es dan menabung keuntungannya. Namun, sepeda motor itu diperoleh bukan dari hasil keringatnya, tapi dari pemberian seorang teknisi Jepang yang bekerja di Indonesia. Ayah Agus bekerja di rumah orang…

  • Benyamin Koboi Ngungsi (1975)

     (6/10) (1)

    Koboi di sini tak sampai jadi parodi, tapi sekadar jadi gantungan tempat banyolan bisa digali. Kisahnya ranch koboi Billy Ball (Benyamin S) kena gusur. Ia protes ke pejabat yang berwenang. Dalam perjalanan untuk mengajukan protes itu banyak kejadian lucu terjadi. Semua dalam suasana "koboi". Yang khas dari Benyamin dalam film ini antara lain nama-nama seperti The…

  • Ateng Mata Keranjang-thumb

    Ateng Mata Keranjang (1975)

    Ada usaha dari Asrul Sani untuk tidak membuat banyolan, tapi usahanya ini tidak begitu berhasil. Dua buruh kasar, Ateng dan Iskak, berjumpa dengan Eddy Sud, doktorandus gadungan, dan dua orang eksentrik (Purnomo dan Aedy Moward) yang membawa peta harta karun. Mereka sepakat mencari harta karun itu. Di perjalanan rombongan ini berjumpa dengan dua gadis (Vivi Sumanti…

  • Selalu di Hatiku-thumb

    Selalu di Hatiku (1975)

    Lily Atmaja (Lenny Marlina), mahasiswa cantik, berjumpa dengan Arif Budiman (Hendra Cipta), pengusaha periklanan. Mereka menikah dan punya anak. Lily tetap berambisi jadi psikolog meski sudah punya anak, sementara Arif juga makin sibuk dengan usahanya, hingga anaknya kesepian di rumah. Tapi, bukan itu yang jadi masalah. Masalahnya adalah Lily terserang tipus dan meninggal. Maka "drama" yang…

  • Krisis X (1975)

    Ada keinginan sutradara untuk membeberkan kebobrokan moral dalam masyarakat, tapi yang muncul adalah pameran kebobrokan itu. Dua orang yang sedang bermesum di suatu tempat tiba-tiba diberondong tembakan. Dengan tenang si pelaku meninggalkan tempat kejadian dan mencari sasaran berikutnya. Begitulah pula yang terjadi pada dua pemuda brandal yang sedang memperkosa penjual jamu atau seorang bapak yang sedang…

  • Aladin Agen Rahasia (1975)

    Aladin dalam film ini adalah sebuah Biro Detektif Swasta atau Agen Rahasia, yang anggotanya antara lain memiliki lampu wasiat yang bila dinyalakan akan mengeluarkan Blue Jin (Deddy Damhudi) alias jin yang selalu mengenakan celana jeans, suka menyanyi, dan siap membantu mereka setiap saat. Banyolan pun dieksploitasi di sekitar masalah ini. Datang permintaan bantuan dari Hartadi (S.…

  • Ateng Kaya Mendadak-thumb

    Ateng Kaya Mendadak (1975)

    Buruh tani Ateng dan Iskak menang undian hingga mereka jadi kaya mendadak. Mereka meninggalkan kampung dan pindah ke Jakarta. Dalam perjalanan mereka bertemu dengan Vivi, anak seorang pimpinan hotel, Eddy Sud. Yang terakhir ini bisa menyadarkan Ateng-Iskak agar kembali ke desa.