Lisabona Rahman

Lisabona Rahman menulis tentang film sejak tahun 2002. Antara 2006 - 2011 ia bekerja sebagai manajer program kineforum Dewan Kesenian Jakarta. Ia juga aktif mempelajari ilmu pelestarian film sejak 2009.


JudulKategori
Daftar Pemenang FFI 2017Berita
‘Amorira’: Jukstaposisi Jalan Kekerasan dan Jalan Damai Masa KolonialKajian
Lembah Ndona di Dunia Maya: Roman Adat-Relijius ala Flores tahun 1930-anKajian
Lola Amaria: Gue Mencintai Proses Belakang Layar!Wawancara
Tantangan Memandang, Mendengar dan BernalarResensi
Main Aman Ala MursalaResensi
Lewat Djam Malam di Festival Il Cinema Ritrovato BolognaBerita
Syamsul Lussa: Jangankan 2014, Setahun Saja Bisa, Kok!Wawancara
Kronologi Kasus Tarif Impor Film 2011Kajian
Film MPA Segera Kembali? Tunggu Dulu…Kajian
Jajang C Noer: Dalam Film Gue Bukan JajangWawancara
Film 'Tanda Tanya' Masih Terus DiputarBerita
Apa Kabar Film Impor?Berita
Langkah Pertama Yang Mengesankan Walau TertatihResensi
Hanung Bramantyo: Ini Islam Yang Saya TahuWawancara
Mirror: Pilihan-pilihan yang Salah BesarResensi
Deddy Mizwar-Rudy Sanyoto: Meluruskan Masalah Film ImporKajian
Noorca Massardi: Film Nasional Mati Jika Bioskop MatiKajian
Visi FFI Harus DiperjelasBerita
Diskusi Terbuka Hasil FFI 2010Berita
Politik vs Seni: FFI 2010Berita
Peraih Piala Citra 2010Berita
"Alangkah Lucunya" Film Terbaik di JiFFest 2010Berita
Unggulan FFI 2010 Versi ResmiBerita
Sang Pencerah Raih 9 Penghargaan FFI Versi Tak ResmiBerita
Kronologi Dua Versi FFI 2010Berita
JIFFEST ke-12: Kembali Meski Kurang DanaBerita
Lukman Sardi: Pengen Banget Peran Jadi CewekWawancara
Deddy Mizwar: Membuat Film Itu IbadahWawancara
Nia Dinata: Penonton Indonesia Sekarang Sangat CerdasWawancara
Ide, Ruang dan Persoalan dalam Perfilman IndonesiaWawancara
Optical Sound Transfer? Di Jakarta Saja!Berita
Max Havelaar: Realisme Tulen, Kritik TajamResensi
Selamat Datang, Djenar!Resensi
Perempuan Punya CeritaResensi
Papua yang Bukan BelantaraResensi