JB Kristanto

JB Kristanto bertempat tinggal di Jakarta. Pembuat buku Katalog Film Indonesia, selain pernah menjadi jurnalis Harian Kompas, Anggota Dewan Juri FFI, juga dikenal sebagai pemerhati industri film Indonesia. Penerima Satyalencana Kebudayaan 2012.


JudulKategori
Antara Propaganda dan KeindahanResensi
Terikat Masa Lalu, Terikat Keluarga, Terikat TradisiResensi
Romantisasi “Madre” dan “Tampan Tailor”Kajian
Menyentuh Batin dan IntelektualitasResensi
De mortuis nil nisi bonumResensi
Sang Martir: Lancar, Masuk Akal, tapi DangkalResensi
Premis Dasar yang Dipatahkan Pembuatnya SendiriResensi
Tahun PerfinKajian
Catatan 2011: Menonton PenontonKajian
Rasus-Srintil dan Tsunami Sosial-Politik 1965Resensi
Kekhawatiran Itu Akhirnya TerjadiKajian
Beda Fakta dan Fiksi Dibuat TipisResensi
Sengketa Pajak Royalti FilmKajian
Saatnya Membenahi Urusan Film Impor Secara MenyeluruhKajian
Kisah Berbuntut DongengResensi
Pers dan Film, Penjaga Sekaligus Bukan Penjaga MoralKajian
Mengomongkan OlahragaResensi
Sisi Hitam KehidupanResensi
Reportase Alam Rengga SurawidjajaResensi
Sepuluh Film Warkop, Letak Masalah pada Sutradara dan SkenarioKajian
Keinginan Membuat Film Hiburan Jenis LainWawancara
Wim Umboh dan Sesuatu Yang IndahResensi
Apa Sih Maunya Resensi Film Itu? Kritikus Film: Paria SuperstarKajian
Apalagi Sesudah Festival Film?Kajian
Marini: Hidup Itu Bukan Hanya SanjunganSosok
Leo Fioole: Seorang Profesional dalam BidangnyaSosok
Impor Film Sudah Dipecah, Bioskop Perlu OtonomiKajian
”Langitku Rumahku” dan Festival Tiga BenuaResensi
H Benyamin S: ”Awas Jangan Bajak. Tuhan Lihat!”Sosok
Sebuah Permenungan Masa LaluResensi
Asrul SaniWawancara
Teguh Karya: Mau Jadi Orang Film yang LainSosok
Sukarno M Noor, Hari Esok Aktor TuaSosok
Nya Abbas Akup: Film Indonesia Masih antara Eksploitasi Naluri Rendah dan Menyenangkan PerasaanSosok
Mereka di Puncak karena Mereka BersikapSosok
Christine Hakim: "Tjoet Nja Dhien" Perfilman NasionalSosok
Ramai-ramai Membuat Film dengan Biaya BesarKajian
Kredit Produksi Film Untuk Menumbuhkan Mutu dan Industri SekaligusKajian
Bisnis Film Bisnis DaruratKajian
Kritik Film, Suatu PengalamanKajian
Kemelut Perfilman yang tak Pernah TeruraiKajian
Film Indonesia dan Akal SehatKajian
Wajah Teguh Karya dalam Film PertamanyaSosok
Problem Seks Profesional MudaResensi
Demokrasi dalam Usaha PerfilmanKajian
Peran Nasib Masih Sangat BesarResensi
Ada Apa dengan Cinta?Resensi
Sophan Sophiaan: Bintang yang Bersih, Nasionalis yang LurusSosok
Masalah Mendasar Film Nasional Masa Kini: Peredaran dan TayanganKajian
Maka Lengkaplah Penderitaan ItuKajian
Kuldesak: Keterserpihan Anak MudaResensi
Masih Ada Cinta di JakartaResensi