Sinopsis

Saat Kara (Adipati Dolken) menginjak usia 18 tahun ia mengharap janji hadiah dari opanya (Roy Marten). Ternyata kado itu bukanlah uang, mobil atau kesempatan keliling dunia, namun justru kemandirian. Di usianya yang ke-18, Kara musti kehilangan segalanya. Semua fasilitas, kekayaan dan kemungkinan besar, para sahabatnya yang socialite.

Kara terpaksa pulang ke Jakarta, rencananya ia mau menuntut kembali ke opa, apa yang sudah menjadi haknya. Namun setelah terlibat perkelahian yang menyebabkan Kara tidak sadarkan diri, Kara diselamatkan oleh seorang gadis, Mila (Kimberly Ryder) yang membawa Kara pulang ke rumahnya. Menyangka Kara hanyalah orang miskin kebanyakan, keluarga Mila, Ibu Mila (Keke Soeryo Renaldi) dan Sasi (Reska Tania), adik Mila, menampung Kara di rumah mereka yang sederhana. 

Kara yang biasa hidup enak pun shock dengan kondisi barunya. namun lama-lama Kara merasa tertantang untuk “bisa memberi” ke keluarga "barunya" itu, dengan mulai belajar bekerja serabutan. Hubungan Kara dengan Mila dan keluarganya semakin dekat. Ternyata para sahabat Kara menemukan Kara dan ingin membawa Kara ke kehidupannya yang dulu penuh hura-hura.

Mila memergoki Kara yang sedang mabuk-mabukan bersama para sahabat, langsung mengusir Kara dari rumah dan kehidupannya. Kara pun mulai sadar kalau kehidupannya yang dulu sudah tidak cocok dengan hatinya. Ia ingin kembali kepada Mila, namun Mila selalu menolaknya. Tanpa Kara ketahui, ternyata Mila juga mempunyai sebuah rahasia besar tentang masa lalunya.